DON'T MESS WITH MELAKA!

Selain Kuala Lumpur, Melaka adalah kota di Malaysia yang menarik untuk dikunjungi. Konon katanya dulu Melaka sempat menjadi wilayah yang diperebutkan oleh Portugis dan Belanda. Selain itu yang menarik di Melaka kita akan menemukan slogan "Don't Mess with Melaka!" Maksud dari slogan tersebut adalah campaign tentang menjaga  kebersihan kota.



Slogan yang akan kalian temukan di Melaka


Untuk menuju Melaka via darat kita bisa menggunakan bus dari Johor Bahru yang akan tersedia setiap jam dari pagi hingga malam. Bus akan berangkat dari terminal bus Johor Larkin menuju terminal bus Melaka Sentral dengan jarak tempuh sekitar 2-2.5 jam. Harga tiket bus Johor - Melaka adalah sekitar 20 RM. Atau jika sobat start dari Singapore, kalian harus pergi ke area Bugis, terminal busnya ada di Jalan Queen Street (tidak jauh dari Bugis MRT station). Bus yang harus kalian naiki adalah bus 170 yang akan membawa kalian ke Johor Larkin dengan harga sekitar 3.5 SGD.


Sesampainya di Melaka Sentral, saya berencana untuk langsung ke areal Jonker Walk. Jadi kami langsung menggunakan bus kota Panorama 17 untuk menuju hostel tempat saya menginap (masih di sekitar area Jonker Walk). Harga tiket busnya adalah sekitar 2 RM. Jika kalian buru-buru, saya sarankan untuk naik grab saja, karena bus ini hanya berangkat setiap jam dan tidak beroperasi pada malam hari.


Area Jonker Walk itu ibarat pusat pariwisatanya kota Melaka. Kita bisa berkeliling dengan jalan kaki dari satu areal dan areal lain. Berikut adalah gambaran apa saja yang ada di Melaka.





Christ Church Melaka (Gereja Merah) yang merupakan icon kota Melaka




Jalan santai di pinggir sungai, sambil enjoy minuman dingin. Btw banyak cafe yang unik-unik juga di pinggir sungai ini.



River Side di malam hari




Gereja St Paul's yang mana harus naik bukit dulu untuk sampai di sini. Tenang naik bukitnya ada tangganya kok.



Perjalanan menuju Gereja St Paul's



Gereja St Francis Savier



Menara Taming Sari, yang mana kalau malam hari ramai banget karena ada pasar malamnya.



Mural yang keren-keren juga di temboknya, bagus untuk foto-foto


Kalau ke Melaka jangan lupa untuk coba asam pedas yang disajikan di atas clay pot.






Suasana tempat kami menginap (Sayang Hostel) yang cozy abis


Hostel tempat kami menginap juga menyediakan sepeda (free rent) bagi tamu yang ingin berkeliling Melaka dengan sepeda.


Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi sobat yang berencana akan pergi ke Melaka.


Perjalanan ini dilakukan pada bulan Mei 2017



Comments

Popular Posts