Indahnya Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Jika kalian berencana untuk pergi liburan ke Sumatera Barat, kalian harus banget mengunjungi Puncak Lawang. Puncak Lawang adalah hamparan dataran tinggi yang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Jika kalian juga berencana untuk berkunjung ke Bukittingi, Puncak Lawang bisa juga masuk dalam list itinerary kalian. Karena jaraknya dari pusat kota Bukittinggi hanya sekitar 20 km atau sekitar 45 menit dengan mengendarai motor atau mobil. Jika kalian start dari Kota Padang, kalian harus menempuh jarak kurang lebih sekitar 100 km atau setara dengan berkendara selama kurang lebih 3 jam.


Tiket masuk Puncak Lawang adalah sebesar IDR 10.000 untuk per orangnya dan tentu saja kalian harus bayar parkir jika kalian membawa kendaraan pribadi. Dari tempat parkir kita harus berjalan kaki untuk menuju puncak sekitar 10-15 menit. Setelah berjalan menanjak kalian akan disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Salah satu hal yang membuat Puncak Lawang ini sebagai bucket list kalian adalah karena Puncak Lawang adalah spot terbaik jika kalian ingin menikmati keindahan Danau Maninjau dari atas. Selain keindahan Danau Maninjau, kalian juga akan disuguhi hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi seperti di negeri dongeng. JIka kalian beruntung juga, terkadang akan ada awan atau kabut yang menyelimuti Puncak Lawang ini.


Danau Maninjau

Keindahan Danau Maninjau dari Puncak Lawang


Puncak Lawang Kabupaten Agam


Hamparan Pohon Pinus di Puncak Lawang


Puncak Lawang Kabupaten Agam


Awan dan kabut yang menyelimuti Puncak Lawang


Untuk fasilitas di Puncak Lawang ini tersedia toilet umum, warung makan, wahana permainan outbound, dan paralayang. Jika kalian ingin mencoba paralayang tentu akan ada ekstra biaya. 

Tips jika kalian berencana mengunjungi Puncak Lawang adalah kalian harus datang pagi-pagi sekali, selain untuk terhindar dari macet kalian juga bisa menikmati udara yang masih sangat fresh. Karena semakin siang semakin panas. Hindari berkunjung saat weekend atau saat tanggal merah. Pada saat banyak orang tentu kalian tidak akan bisa menikmati pemandagan secara maksimal. Dan yang membuat hati semakin sedih adalah banyak oarng yang buang sampah sembarangan, padahal pihak pengelola sudah menyiapkan tempat sampah. 

Jadi saya mengunjungi Puncak Lawang dua kali, yakni pada tahun 2016 saat itu saya berkunjung kesana saat weekday dan tahun 2018 saya kesana lagi dan saat libur lebaran. Bayangkan aja perbedaanya. Pada tahun 2018 bukannya saya menikmati keindahan, namun saya malah pusing karena terlalu banyak orang dan pengunjung pada buang sampah sembarangan. Padahal fasilitas sudah ditambah dan makin bagus pengelolaannya, akan tetapi para pengunjung tidak serta mendukung untuk masalah kebersihan.



Padatnya pengunjung di Puncak Lawang saat musim liburan


Sekian postingan kali ini, semoga artikel ini bisa memberikan gambaran bagi kalian yang berencana untuk eksplore Sumatera Barat. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.



Comments

Popular Posts